Senin, 09 Juni 2014

BPJS Disosialisasikan ke BKSG

Badan Pengurus Harian Badan Kerja Sama Gerejawi (BPH-BKSG) Kota Batu memandang perlu adanya sosialisasi tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada pimpinan dan pengurus 53 gereja dan lembaga anggotanya. Hal ini mengingat biaya kesehatan dan pengobatan yang cukup tinggi, terutama bagi anggota jemaat dan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Demikian dikatakan oleh Pdt.Mikhail Chandra, S.Th, Ketua II yang membidangi masalah pelayanan sosial, dalam sambutannya mewakili Ketua Umum dan Ketua I BKSG Kota Batu yang sedang menyambut kedatangan tamu-tamu FKUB dari Palangkaraya di Kantor Kemenag Batu pada hari Jumat (30/5) lalu.
      Tindakan 'menjemput bola' ini disambut baik oleh Dinas Kesehatan, "Kami bersyukur dengan respon positif dari dr. Endang Kadinkes, yang dengan segera mengutus beberapa stafnya bersama Pak Prasetyo dari BPJS untuk menindaklanjuti kebutuhan kami akan informasi lengkap tentang BPJS Kesehatan ini. Kami menghimbau seluruh pimpinan/pengurus gereja/lembaga kristen se- kota Batu ini kemudian menyampaikan informasi yang diperoleh kepada anggota/jemaatnya. Mereka juga bagian masyarakat yang berhak atas fasilitas kesehattan tersebut." papar Niniek Santoso, Sekum BKSG Kota Batu kepada SP.   
      Sri Kusrini, S.KM, Kasi Pelayanan Kesehatan lKhusus dan Jaminan Kesehatan Dinkes Kota Batu bersama Frisca Prasetyo Wibowo SE. MM,  Supervisor of District Operational Services Kota Batu menyampaikan terimakasih atas respon yang cukup aktif peserta sosialisasi yang diadakan di GSJA Maranatha Family. Belasan pertanyaan disampaikan oleh peserta wanita maupun pria, termasuk tentang kasus dan realita yang secara langsung dialami beberapa peserta BPJS yang tidak dilayani oleh dokter/RS yang ditunjuk sebagaimana dipaparkan oleh pemateri. Menanggapi masalah ini, Pras justru mengharapkan kerjasama dan laporan dari peserta BPJS yang dipersulit oleh dokter/RS mitra BPJS untuk ditindaklanjuti.  Dengan demikian diharapkan jaminan sosial kesehatan yang dicanangkan pemerintah ini benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya mereka yang tidak memungkinkan untuk ikut  asuransi kesehatan swasta yang preminya cukup tinggi. (ns)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar